banner 728x250

Dambakan Kehadiran Penerangan Listrik PLN, Dedan: Ada Apa Kok Kami Belum Dapat?

  • Bagikan
BERBAGI SEKARANG

SEKADAU seputarkapuas.id
Sebuah dusun di desa Sunsong, yakni dusun Sakatiga di kecamatan Sekadau Hulu kabupaten Sekadau, hingga kini belum mendapatkan aliran listrik. Kondisi ini sudah berlangsung sejak Indonesia merdeka, 76 tahun silam.

Padahal, Dusun Sakatiga lokasinya tak jauh dari pusat desa. Apalagi, hanya berjarak 2 kilometer (km) dari pusat desa Sunsong yang baru-baru ini sudah terpasang aliran listrik PLN.

Namun, masyarakat di dusun tersebut masih memakai lampu pelita dan genset umum yg memakan biaya sangat mahal sebagai sumber penerangan saat malam hari. Dan kondisi mesin umum tersebut juga sudah sangat parah sehingga masyarakat tersebut sangat mendambakan penerangan listrik dari PLN.

Kondisi ini pun juga dibenarkan oleh Kepala Dusun Sakatiga, Dedan pada Minggu (22/8/2021).

Dedan mengaku, warga dusun Sakatiga sangat mendambakan rumahnya bisa dialiri jaringan listrik PLN.

Dedan bercerita, Dusun Sakatiga yang terdiri dari 58 Kepala Keluarga (KK) ini sejak berdiri hingga sekarang belum pernah teraliri listrik PLN.

“Sejak kampung ini berdiri, sampai sekarang ditahun 2021 warga kami belum mendapat aliran listrik PLN,” kata Dedan.

“Tahun 2021 ini khusus desa Sunsong, yaitu dusun Bungkong dan Dusun Sunsong sudah mulai dialiri jaringan listrik PLN, tapi tinggal dusun Sakatiga yang berjarak 2 KM dari dusun Sunsong yang belum teraliri listrik, ada apa??? Padahal kami masyarakat dusun Sakatiga sangat mendambakan aliran listrik PLN,” tambah Kadus Sakatiga.

Ternyata tak hanya belum ada listrik, namun kondisi infrastruktur jalan menuju desa ini juga sangat memprihatinkan.

Warga banyak yang mengeluhkan dengan kondisi jalan menuju Desa Sunsong tersebut yang rusak, di mana kondisinya belum bisa dilalui kendaraan roda 4. Padahal akses jalan tersebut dilewati warga setiap hari.

“Selain listrik, kami juga merasakan kondisi insfratruktur jalan menuju desa kami yang sangat parah, dan sama sekali belum bisa dilewati kendaraan roda 4. padahal jalan tersebut dilewati masyarakat setiap hari, bahkan menghubungkan wilayah ke perbatasan kabupaten Sintang,” tutup Dedan, saat dikonfirmasi awak media ini.

Dengan kondisi ini, masyarakat dusun Sakatiga minta kepada pemerintah daerah, bisa memperhatikan kondisi PLN dan insfratruktur menuju desa perbatasan dengan kabupaten Sintang tersebut.

Laporan : Suryadi

  • Bagikan