banner 728x250

Tinjau Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun, Ini Harapan Bupati Sekadau

  • Bagikan
BERBAGI SEKARANG

SEKADAU seputarkapuas.id
Bupati Sekadau, Aron didampingi oleh Apronius Akim Sehan, kadis Sosial PPA, kadis Kesehatan, dan PM dan KB Henry Alpius, Kemenag Muslimun,kepsek Muslih dan Kabid PPPA Indra Suherman.

Dalam sambutannya, bupati Sekadau mengatakan, bahwa pemerintah daerah sesuai intruksi pemerintah pusat untuk menpercepat vaksinasi Anak, tujuan agar anak-anak sebelum Pembelajaran Tatap Muka (PTM) termasuk hari ini pelaksanaan vaksin MTs dan MAN.

“Pemda kejar target mempercepat capaian 20.000 ribu anak-anak dari umur 12-17 tahun siswa sekolah, Pemkab Sekadau kembali mengelar vaksinasi anak usia 12-17 di komplek sekolah MIN, MTs, dan MAN,” kata bupati ketika meninjau kegiatan vaksin
pada, Rabu (25/8/2021).

Menurut bupati vaksinasi merupakan peningkatan Head Immunity, tujuannya agar kita bisa PTM, makanya kita harus percepatan vaksinasi bagi anak-anak. Kita patut bersyukur hari ini kata dia lagi, kabupaten Sekadau berada pada pada zona kuning atau dengan resiko rendah.

Masih dikatakan dia, kita tidak boleh menganggap remeh dampak covid-19, karena dari dampaknya kita bisa melihat bahwa akibat pandemi sudah merengut semua sendi-sendi kehidupan,terutama melambatnya pertumbuhan ekonomi secara nasional, makanya kita harus berantas penyebaran covid-19 dengan cara divaksin.

“Ayo jangan pernah takut divaksin, sebab, hanya dengan divaksin kita bisa melawan penyebaran covid-19 di Sekadau,”kata Aron.

Sementara itu Henry Alpius, mengatakan, sesuai Surat Edaran (SE) Kemenkes dan Ikatan Spesialis Anak Indonesia,untuk melaksanakan vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun di daerah masing-masing.

“Vaksinasi bagi anak-anak sudah menjadi tugas pemerintah yang bertujuan untuk mengendalikan penyebaran virus pada masa pandemi,dengan tujuan lain yakni untuk pemulihan ekonomi,”kata Henry.

Mengapa harus di pusat di kota yang kita fokuskan untuk divaksin, karena merupakan pusat penyebaran covid secara keseluruhan di kabupaten Sekadau. Makanya, kita pusatkan dulu di dalam kota Sekadau.

“Untuk membunuh wabah tentu kita harus membunuh di pusatnya dulu, jika dipusatnya sudah kita lumpuhkan barulah ke daerah lain, itulah yang kita lakukan saat ini,”kata Henry.

Sementara itu kepala dinas Sosial,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Apronius Akim Sehan, mengatakan, bahwa anak merupakan aset negara, makanya kita fokus untuk melakukan vaksin terhadap anak-anak dari umur 12-17 tahun.

“Kita akan targetkan vaksinasi untuk anak-anak sekolah, tujuan agar bisa kita PTM, “kata Apron.

Laporan : Suryadi

  • Bagikan