banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Pengukuhan Ketua DPD Pengurus DPC Asosiasi Pendeta Indonesia Kabupaten Sanggau Dihadiri Wabup

SANGGAU seputarkapuas.id
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, menghadiri Pelantikan Ketua DPD Pengurus DPC Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Sanggau yang bertempat di gereja GBI Peace Center Pusat Damai Kecamatan Parindu, Kavuoaten Sanggau, Kalbar. Senin, ( 24/01/2022)

Pelantikan Ketua DPD dan jajaran Pengurus DPC API Sanggau masa jabatan 2022-2027 oleh Pdt. Barnabas Simin

Turut hadir menyaksikan pelantikan Wakil Bupati Sanggau Ketua DPRD Sanggau Jumadi, Ketua DPD Asosiasi Pendeta INDONESIA Prov. Kalbar, Pendeta Barnabas Simin, Ketua DPC Kabupaten Sanggau Pendeta Petrus Musa, M.Div, Camat Parindu Darmikus Heri, Kepala OPD dan umat.

Dalam pelantikan ini Pendeta Petrus Musa, M. Div sebagai Ketua DPC API Sanggau dengan anggota 17 pengurus untuk kepengurusan masa lima tahun ke depan.

Ketua DPC Asosiasi Pendeta Indonesia Kabupaten Sanggau, Pendeta Petrus Musa, M. DV mengatakan bahwa acara pelantikan ini dilaksanakan untuk memenuhi AD/ART sebagai siklus penggantian pengurus yang sudah selesai masa tugas pelayanannya selama lima tahun.

“Saya berharap pengurus baru dapat bekerja lebih baik dengan meningkatkan nilai persatuan diantara pendeta-pendeta yang ada di Kabupaten Sanggau sehingga bisa membangun kebersamaan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Dengan adanya kesejahteraan pendeta, diharapkan mampu membina kehidupan moral spiritual umat yang menjadi jemaat dan tanggung jawab pelayanannya” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD Asosiasi Pendeta Indonesia  Barnabas Simin, mengatakan bahwa peran API pun sangat terasa dalam konteks kebangsaan demi mewujudkan stabilitas keamanan sosial masyarakat. Hal tersebut terbukti salah satunya ketika diawal pandemi covid 19 berlangsung, dimana pembatasan sosial dan kegiatan masyarakat diberlakukan demi mencegah dan mengeliminir penyebaran virus corona. Salah satu yang harus terkena konsekuensi dari kebijakan ini adalah untuk sementara waktu aktivitas ibadah yang biasanya dilakukan di tempat ibadah (masjid / mushola / gereja / pura / wihara) tidak diperbolehkan, dan dialihkan ke rumah masing-masing, “tegasnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang masyarakatnya paling majemuk di dunia, karena memiliki keragaman dalam hal suku, agama, budaya, etnis maupun ras. Indonesia juga merupakan negara religius yang menghargai nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Nilai-nilai agama dijunjung tinggi, diyakini, dan dipraktikkan sehingga masyarakat Indonesia tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Agama menjadi sumber inspirasi dan kaedah penuntun dalam tata laku keseharian masyarakat Indonesia dalam bentuk sistem keyakinan, ajaran, dan doktrin.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sanggau mengucapkan selamat kepada Pdt. Petrus  dan segenap Pengurus API periode (2022-2027) yang pada hari ini dilantik menjadi ketua dan pengurus API Kabupaten Sanggau. Wakil Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengurus API atas dedikasinya dan pengabdiannya melalui gerakan api khususnya di wilayah Kabupaten Sanggau ini

“Semoga kepercayaan dan amanat kepada Pendeta Petrus dan kawan kawan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab demi kemajuan dan eksistensi organisasi, serta membawa manfaat bagi anggota, gereja, perguruan tinggi dan masyarakat,” ujar Pak Yo sapaan akrabnya.

Lanjut Pak Yo, bahwa keberadaan Asosiasi Pendeta Indonesia sebagai organisasi yang mewadahi para pendeta dalam memberikan pelayanan dan memenuhi panggilan iman, pengharapan sesuai dengan ajaran Alkitab untuk saling membantu pelayanan dan kesejahteraan para pendeta dalam melayani jemaat, masyarakat dan bangsa. Untuk itu, tanamkan selalu rasa saling menolong dan membantu mengatasi masalah pelayanan gereja maupun masalah keluarga masing-masing pendeta dalam bentuk moral, material maupun spiritual. Senantiasa meningkatkan kualitas dan kesejahteraan para pendeta, serta mempererat kerjasama antar pendeta, ujarnya.

Laporan: Andi

error: Content is protected !!