banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Kejam! Pemilik Billboard Promosi Diduga Bunuh Pohon Penghijauan Kota Dekat SD Paroki

SANGGAU seputarkapuas.id
Kejam! Itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan sikap yang diduga dilakukan pemilik papan reklame atau Billboard didepan rumah sakit umum daerah kabupaten Sanggau atau tepatnya di samping Sekolah Dasar Swasta milik Yayasan Keuskupan Sanggau.

Kekejaman itu diduga ditunjukan denga cara meracun kedua pohon penghijauan kota yang ditanam pemkab Sanggau melalui Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Sanggau hingga tumbuh besar dan menjadi pelindung serta penghijauan kota.

Dihubungi redaksi seputarkapuas.id, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau Agus Sukanto membenarkan bahwa kedua pohon penghijau kota tersebut memang benar milik mereka yang ditanam dilokasi itu agar ada penghijauan kota.

“Memang minggu lalu masih segar tanaman itu, Memang cepat matinya,” Kata Kadis LH Kabupaten Sanggau melalui pesan What App pada Selasa 15 Februari 2022.

Lebih lanjut Agus Sukanto menyebut pihaknya juga heran dengan mati mendadaknya pohon tersebut.

“Mengingat pohon itu sudah mati, sesegera mungkin kami tebang,” Kata Agus.

Dihubungi terpisah, dua pendor pemilik Billboard dan papan reklame yang berada Dikabupaten Sanggau yakni Duta Promosi dan Logam Jaya membantah memiliki Billboard tersebut, kedua pemilik saat dihubungi redaksi seputarkapuas.id mengaku bahwa Billboard tersebut bukan milik mereka.

Bila demikian, kita tunggu saja sikap tegas para pemangku kewenangan dalam bidang tersebut untuk menertibkan papan reklame atau Billboard ilegal yang ada di seantero tanah sabang merah agar keindahan kota dan sudut-sudut pemandangan tetap asri tanpa terhalang papan reklame.

Laporan: Adi Noyan

error: Content is protected !!