banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
Berita  

Istana Surya Negara Sanggau: Dicky Arianto Sultan “Abal-Abal”

SANGGAU seputarkapuas.id
Dianggap telah melecehkan adat istiadat dan menghina kerajaan Kesultanan Keraton Surya Negera Sanggau, Dicky Arianto yang digelar Sultan “Abal-Abal” oleh kesultanan Istana Surya Negara Sanggau mendapat kecaman keras dari bernagai kalangan. Kecaman tersebut tertuang dalam Maklumat yang dibacakan dihalaman Keraton Surya Negara Sanggau, Rabu (13/4/2022) sore.

Dipimpin langsung Raja Sanggau Pangeran Ratu Surya Negera H.Gusti Arman, pembacaan Maklumat penolakan tersebut disertakan dengan pebakaran foto Dicky Arianto sebagai bentuk kemarahan atas pelecehan tersebut.

“Secara umum, penobatan saudara Dicky Arianto jelas tidak memenuhi tata kerama, adat istiadat kesultanan sanggau, Karena saudara Dicky bukan merupakan keturunan sultan apalagi bangsawan” Kata Wali Negeri Kesultanan Keraton Surya Negara Sanggau Gusti Indra Kusuma dalam pernyataan resminya.

Dijelaskan Oleh Gusti Indra Kusuma, Maklumat yang disampaikan oleh Kesultanan Sanggau tersebut berisi lima pernyataan diantaranya tidak mengakui Adanya Sultan atau Raja Baru yang ditunjuk, diangkat atau dinobatkan tidak sesuai dengan tata cara dan adat istiadat kesultanan sanggau, mendukung penuh kepemimpinan Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau, menolak dan tidak mengakui gelar yang digunakan dan disandang saudara Dicky Arianto karena yang bersangkutan bukan merupakan pewaris keturunan kerajaan sanggau serta untuk meluruskan sejarah dan keberlangsungan dan keutuhan garis keturunan kesultanan Sanggau.

“Untuk itu, kata bahasa kami orang sangau, Yang dinobatkan Ginto, yang menobatkan juga Gintor atau tidak sesuai kenyataan,” Pungkas Gusti Indra Kusuma yang juga Sesepuh Kesultanan Sanggau.

Laporan: Adi Noyan

error: Content is protected !!