banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250
Berita  

Jumlah SPBU Terbatas, Masyarakat Pedalaman Harus Tetap Antri Bawa Jirigen Dan Drum

Jumlah SPBU Terbatas, Masyarakat Pedalaman Harus Tetap Antri Bawa Jirigen Dan Drum

SANGGAU seputarkapuas.id
Luasnya wilayah kabupaten Sanggau dengan 165 Desa dan 6 Kelurahan, belum sebanding dengan jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada, hal itu masih memaksa pihak pengelola SPBU melayani pengisian jerigen dan drum.

Dengan berbekal sepucuk surat rekomendasi kepala desa, masyarakat yang jauh dari SPBU sudah bisa membawa jerigen atau drum untuk diisi BBM jenis pertalite.

Pendi, Salah Satu warga Dusun Musan Desa Hibun Kecamatan Parindu mengaku bahwa dirinya setiap dua hari harus mengantri untuk memenuhi kebutuhan kendaraan bermotor dan kebutuhan penerangan masyarakat Dusun Musan.

“Aku tiap dua hari ambil minyak sini, dua ken jatahnya satu orang, sesuai rekomendasi Kades, beli Rp 10.000 Jual Rp 11.000 sampai Rp 12.000,”Kata Pendi.

Pendi menerangkan, dirinya bersama sejumlah rekan lain dari desa-desa yang mendapat rekomendasi hanya mendapatkan kuota minyak bila mencukupi, bila kurang tak jarang dirinya pulang dengan tangan kosong.

Selain itu, Hermanto yang juga warga kecamatan Parindu mengaku bahwa dirinya juga setiap tiga hari sekali mengantri pertalite untuk kebutuhan warga desanya.

“Saya karna ada mobil jadi pakai drum, itupun dua drum jak dapatnya. Saya ada rekomendasi dari desa. beli Rp 10.000 hanya untung Rp 1.000 per liter, Itupun bang belum cukup minyaknya,” Kata Hermanto.

Dari pantauan langsung media online seputarkapuas.id, Salah satunya yakni SPBU Bodok masih melayani masyarakat pedalaman yang membawa jirigen dan drum dengan rekomendasi.

“Kita (SPBU) hanya melayani 25 rekomendasi desa di Parindu, 1 Desa Di Meliau Dan 1 Desa Di Bonti,”Kata Pengelola SPBU Bodok Herson Senin (17/4/2023).

Herson menjelaskan bahwa SPBU Bodok Siap berkomitmen untuk menyiapkan bahan bakar selama proses arus mudik 2023. “Untuk stok kita hari ini ada 36 Ton Pertalite dan 25 Ton Solar, dan kita sudah order lagi untuk persiapan besok,”Katanya.

Laporan: Adi Noyan